IBX5980432E7F390 Asuransi Kesehatan Memberatkan Karena Preminya Mahal - Asuransi Kesehatan Syariah

Asuransi Kesehatan Memberatkan Karena Preminya Mahal

Hai Sobat,
Apakabar, semoga semuanya sehat selalu.

Ane Mau nanya nich... premi asuransi kesehatan kok mahal ya. padahal premi untuk meninggal dunia saja, palingan dibawah 10.000 rupiah.



Jadi kalo dalam sistim syariah, kira-kira begini. Premi yang masuk ke operator atau penyelenggara asuransi syariah, maka otomatis di bagi menjai 3, yaitu;
  • Biaya
  • Premi
  • Tabungan
O, iya mungkin ada yang bingung kenapa asuransi kesehatan ada Tabungannya, penjelasannya sebagai berikut.

Untuk Program Individual atau Retail, maka Program yang dirancang adalam asuransi multiguna, makanya satu polis bisa bermacam faedah, yaitu berasuransi, beramal, dan menabung.

Contoh konkritnya adalah, ketika Bapak Izaen membeli polis dari Asuransi Syariah, misalnya Asuransi Takaful Keluarga, Asuransi Bumi Putera Syariah, Asuransi Jasindo Takaful, maka dapat saya gambarkan sebagai berikut:

Jumlah Kontribusi : 1.000.000,- perbulan, maka:
Usia Bapak Izaen  : 27 tahun

1. Unsur Biaya
Biaya Tahun 1 adalah : 80% = 800.000
Biaya Tahun 2 adalah : 50% = 500.000
Biaya Tahun 3 adalah : 30% = 300.000
Biaya Tahun 4 adalah : 15% = 150.000
Biaya Tahun 5 adalah :  0%  = 0

2. Unsur Tabarru / Premi
Premi ini tergantung usia peserta dan lama perjanjian, dan ada pada tabel masing-masing perusahaan yang bisa jadi sama tapi bisa juga berbeda, tapi perbeda pun tidak terlalu jauh.

Contoh saja : Rp.9.600,-

3. Unsur Tabungan
Nah tabungan ini yang nantinya akan menjadi dana yang bisa di withdrawal, di redemption, di switching ke jenis investasi yang lainnya sesuai kesukaan anda.

Jadi, jika Bapak Izaen membeli produk asuransi dengan Premi 1.000.000,- maka yang akan menjadi tabungan adalah

Rp. 1.000.000 - (800.000 + 9.600) = 190.400

Demikian penjelasanya , kurang lebihnya nati kalo ada pertanyaan silahkan di tanyakan ke perusahaan tempat anda membeli produk asuransi tersebut.



Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Asuransi Kesehatan Memberatkan Karena Preminya Mahal"

Post a Comment